Pages

Sabtu, 27 April 2013

Tempat Indah Yang Mungkin Ga Akan Saya Kunjungi

Kali ini saya bkln sedikit curhat mengenai beberapa tempat yang mungkin ga bakalan saya kunjungi, sebetulnya tempat ini merupakan salah satu tempat yang sangat menarik dan ingin saya kunjungi tapi dikarnakan mungkin ga ada teman untuk menuju ke lokasi ini jd mungkin ya saya cukup melihat-lihatnya dalam gambar. 
  1. Taman Hutan Juanda Bandung
    Bandung menjadi salah satu pilihan favorit dalam menghabiskan akhir pekan kali ini. Langkahkan kaki Anda pada jalan setapak di Taman Hutan Juanda Bandung untuk melepas penat. Tarik nafas, lihat sekeliling, rasakan keindahannya.

    Taman Hutan ini berada di daerah Dago Pakar. Tahun 1963, kawasan ini mulai dipersiapkan sebagai hutan wisata dengan ditanaminya pohon-pohon dari berbagai daerah. Tahun 1965, taman ini resmi dibuka sebagai kebun raya dan dinamakan Hutan Rekreasi Ir H Djuanda.

    Taman hijau ini memiliki ribuan pohon dan puluhan fauna. Cemara, jati, mahoni, pinus tusan dan kaliandra menjadi beberapa flora yang ada di sana. Ada juga beberapa fauna yang bisa ditemui di taman itu adalah burung kutilang, jalak, puyuh, musang dan tupai.

    Dengan jalan setapak yang jelas dan teratur, Anda bisa berjalan-jalan santai di sekeliling taman hutan. Tetumbuhan yang hijau memanjakan mata dan menenangkan pikiran. Di taman ini juga terdapat air terjun Curug Omas. Tidak sulit untuk menuju ke sana, karena sudah ada jalan setapak berbatu yang akan mengantar Anda.

    Jika ingin sedikit menjelajah, Anda bisa jalan-jalan ke Gua Jepang dan Gua Belanda. Gua bersejarah ini dibangun pada masa penjajahan Belanda. Bagi Anda yang ingin mencoba masuk ke dalam gua, bisa menyewa senter yang disediakan di mulut gua.
    http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2010/06/30/gua-jepang-dan-gua-belanda-di-utara-bandung-180799.html


    Jalannya yang rata dan rapi membuat banyak orang olahraga lari di sini. Pagi dan sore merupakan waktu tepat untuk melakukan jogging. Pepohonan yang rimbun membuat para pelari lebih sehat karena menghirup udara bersih.

    Selesai menjelajah Taman Hutan Juanda, Anda bisa wisata kuliner di luar taman. Banyak jajanan di depan gerbang taman yang siap untuk dicicipi. Dago Pakar juga terkenal dengan cafenya yang enak dan unik. Tidak jauh dari taman terdapat belasan cafe yang menawarkan rasa dan atmosfer yang berbeda. Salah satu cafe resto yang terkenal adalah sebuah warung bakso bernama Wale (Warung Lela). Udara Bandung yang dingin membuat bakso jadi santapan tepat saat Anda berkunjung ke sana.
    Jalan setapak di Taman Hutan Juanda (disparbud.jabarprov.go.id)

    Pepohonan yang cantik di sekelilingnya(bandungnese.blogspot.com)

     Ada juga bagian lebat di taman hutan ini (klabjalanjalan.blogspot.com)

    Curug omas (tahuradjuanda.jabarprov.go.id)

     Tempat piknik yang ada di sana (thearoengbinangproject.com)


  2.  Dataran Tinggi Dieng
    Dieng Plateau terletak Di Jawa Tengah, Secara Administratif  Dieng terbagi menjadi dua Bagian Wilayah. sebagian wilayahnya masuk dalam Kabupaten Banjarnegara (Dieng Kulon) dan sebagian lagi masuk dalam wilayah Kabupaten Wonosobo (Dieng Wetan)

    Ketinggian Rata-Rata Dataran Tinggi Dieng sekitar 2000m DPL ( diatas permukaan Laut), dengan suhu relatif antara 8-22°C. Di Musim Kemarau, suhu dapat menurun drastis hingga mencapai 0°C di pagi hari sehingga muncul apa yang oleh masyarakat Dieng disebut bun upas ( embun Beku). Bun Upas ini tidak berbahaya bagi manusia namun dapat menyebabkan kerusakan tanaman pertanian.

    Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif.hal tersebut bisa dilihat dari keberadaan  beberapa Kawah yang masih menunjukan aktivitasnya seperti:
  1. Candradimuka
  2. Sibanteng
  3. Siglagah
  4. Sikendang
  5. Sikidang
  6. Sileri
  7. Sinila
  8. Timbang 
  9. Kawah-kawah tersebut dipantau secara rutin oleh PVMBG melalui Pos Pengamatan Dieng di Kecamatan Karangtengah.
 http://thetact.wordpress.com/2012/01/09/fresh-of-wonosobo-dieng-plateu-jawa-tengah-2/

http://www.iiwas.org/conferences/iiwas2006/tours.htm

Secara Etimologi, Dieng memiliki dua teori pengertian.
Teori pertama
Dieng merupakan gabungan dari dua kata bahasa kawi yaitu "di" yang berarti "gunung" dan "Hyang" yang bermakna (Dewa). jika digabungkan, Dieng berarti Gunung tempat Dewa-dewa bersemayam.
Teori Kedua
Nama Dieng berasal dari bahasa Sunda ("di hyang") karena diperkirakan pada masa pra-Medang (sekitar abad ke-7 Masehi) daerah itu berada dalam pengaruh politik Kerajaan Galuh.

Selain terkenal karena keindahan alamnya, Dieng juga kaya akan Peninggalan Budaya yang kemudian dikelola oleh Dinas Pariwisata. Selain itu, Dieng juga merupakan  penghasil sayuran. Tanaman seperti , kubis, wortel, purwaceng Serta buah Carica  adalah komoditi utama.
http://caricasyrup.wordpress.com/2010/02/23/carica-dieng-carica-candamarcensis-hok/
Itulah 2 tempat yang saya ga yakin kunjungi, tapi entahlah, saya masih berharap untuk bisa pergi kesana waloupun kemunkinannya kecil


sumber
http://travel.detik.com/read/2012/03/09/150629/1862829/1025/menapak-langkah-di-taman-hutan-juanda-bandung
http://www.pesonadieng.com/

0 komentar:

Posting Komentar